Sign by Ryyan ruwet -

Bagi kalian para followers selamat datang dan selamat menikmati artikel dalam blog ini dan silahkan bebas mengCopy " GGRRRRAAAAAAATTTIIIISSSS "

Not Indonesian, Please translate here :

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : ryyanruwetwetruwet & ther - wher
Tampilkan NavBar

ular - ular berkepala 2

Tidak seperti biasanya jika ular normal kemunculannya merupakan hal biasa bagi orang, tapi kemunculan si kepala dua ini bisa bikin orang stress, tapi sebenarnya sosoknya cukup memikat hati. Sesungguhnya ular berkepala dua merupakan hewan kembar siam, yang menempel satu sama lain melalui organ-organ atau bagian tubuh mereka. Ini artinya mereka nempel dengan saling berbagi organ, salah satu kepalanya merupakan parasit bagi lainnya.





Lahirnya kembar siam seperti ini terjadi saat pembelahan embrio pada proses pembentukan menjadi kembar identik, entah untuk suatu alasan tertentu sebelum kelahirannya pembelahan tersebut tidak selesai. Titik dimana embrio berhenti membelah bervariasi sehingga ular-ular ini bisa nyambung di mana saja di bagian tubuhnya. Studi pada ular-ular ini menunjukkan bahwa hampir seluruh ular berkepala dua mengalami kesulitan dalam lingkungannya.



Meski ular berkepala dua ini harus saling berbagi bagian tubuh, kedua kepalanya tidak begitu saling "memahami" satu sama lain sehingga menganggap segala sesuatunya secara individual. Jadi seringkali mereka berada pada situasi dimana mereka harus bertarung saat menemukan makanan. Karena kepala mereka berbagi satu tubuh dimana juga berbagi organ yang sama, saat kepala yang satu makan, maka kepala yang lainnya akan juga merasa kenyang. Mungkin ini yang tidak dipahami kepala yang tidak makan saat merasa kenyang juga sementara dia tidak melakukan apa-apa.




Satu masalah lagi selain saat makan, yaitu saat menentukan kemana arah harus berjalan. Karena mereka memiliki masing-masing otak yang mungkin saja menerima informasi yang berbeda sehingga yang terjadi salah satu kepala akan selalu dominan menarik kepala yang lainnya pada arah yang lain.



Situasi bertambah rumit saat mereka menghadapi serangan musuh. Salah satu dari dua kepala itu mungkin menghendaki melawan musuh sementara satunya lagi menghendaki menghindari musuh secepatnya sehingga mereka sering kehilangan waktu pada saat-saat yang kritis. Hal ini turut membuat peluang hidup mereka di alam liar menjadi kecil.


Jika beruntung, ular berkepala dua bisa mencapai usia hingga dua puluh tahun atau lebih dengan kepala sebelah kanan biasanya menjadi lebih dominan dalam pengambilan keputusan, entah saat harus ke arah mana berjalan hingga mangsa apa yang akan dijadikan makanan.


Aneh Lokasi Hiking di Dalam Danau

Lokasinya di kaki Pegunungan Hochschwab, di Tragoess, Styria, AUSTRIA. Green Lake merupakan salah satu fenomena alam teraneh di dunia. Selama musim dingin lokasi ini benar-benar kering layaknya lokasi hiking biasa dimana banyak orang kota datang kesitu untuk berlibur. Tapi berbarengan dengan naiknya temperatur, salju dan es yang melingkupi pegunungan mulai mencair dan airnya membanjiri lokasi ini dan membuatnya menjadi lokasi di bawah air yang airnya sejernih kristal.
Kedalamannya mulai dari 1-2 meter hingga lebih dari 10 meter di awal musim panas. Perairan Green Lake ini mencapai titik paling dalamnya di bulan Juni dimana banyak penggemar diving datang demi menikmati keindahan taman pegunungan di dalam air. Bangku-bangku tempat duduk, rumput-rumput hijau pegunungan, pepohonan, jalan-jalan, dan bahkan jembatan di bawah air menciptakan suasana menakjubkan seakan berada di daratan. Tapi fenomena ini hanya berlangsung pada paruh tahun tiap tahunnya. Justru hal ini yang membuat orang banyak penasaran.

Gambar-gambar di bawah ini diambil selama berlangsungnya musim panas (summer).








Baca juga:
- Lokasi diving terbaik di dunia
- Hotel Terbaik di Dunia

Bukti Nyata Jika Zaman Pra-sejarah Pernah Sangat Maju

Tahun 1900 ditemukan sebuah logam yang membatu yang berusia sekitar 2000 tahun disebuah kapal karam di pulau Antikythera Yunani, 50 tahun kemudian benda tersebut dilihat dengan sinar-X dan menemukan bahwa benda tersebut merupakan sebuah alat mekanik seperti mekanik pada jam tangan, penemuan ini membuat para ahli arkeologi kebingunan, karena pada saat itu bangsa yunani tidak akan mungkin membuat benda mekanik serumit itu.

Anticythère Mechanics


Anticythère Mechanics Setelah di X-ray


Perkiraannya alat ini digunakan sebagai kalender


Keberadaan mekanik pada jaman prasejarah juga bisa ditemui di kompleks kuil Dendera di Mesir. Pada ruang bawah kuil tersebut terdapat pahatan dinding dua buah benda yang menyerupai bola lampu pijar, hal ini kemudian dikaitkan dengan pertanyaan, bagaimana ruang bawah yang gelap dan panas itu mendapatkan cahaya?

beberapa teori mengatakan bahwa, ruang-ruang dalam kuil tersebut menggunakan cahaya matahari yang dipantulkan dari luar berulang kali oleh cermin-cermin didalam kuil, namun teori ini dapat terbantahkan, karena sinar yang dipantulkan semakin lama semakin lemah sehingga tak bisa menerangi semua ruangan.

Ada juga yang mengatakan menggunakan api / obor tapi tidak ada di satu ruangpun ditemukan bahan untuk membuat api, dan tidak akan cukup oksigen yang didapatkan untuk membuat obor. Jadi, satu-satunya cara untuk menerangi ruangan dalam kuil adalah dengan bola lampu.

Pertanyaannya sekarang, jika benar mereka menggunakan lampu, bagaimana mereka mendapatkan aliran listrik? Bahkan listriknya saja baru ditemukan ribuan tahun setelahnya.

Satu penemuan yang mungkin dapat mendukung keberadaan bola lampu jaman prasejarah adalah penemuan baterai bagdad yang telah di uji mampu menghasilkan listrik dengan menuangkan perasan jeruk kedalam gucinya.

Pahatan dinding dua buah benda yang menyerupai bola lampu pijar


Baterai Bagdad



Baterai Bagdad Diisi Perasan Jeruk


Di kompleks kuil Teotihuacan para ahli yang mempercayai ada campur tangan alien dijaman purba menemukan penataan kompleks yang mirip dengan tata letak sama dengan posisi solar system kita, tapi bagaimana mungkin designer kompleks kuil Teotihuacan mengetahui lebih dahulu system peredaran planet-planet mengitari matahari?

Bukankah hal itu memerlukan penelitian ilmiah berkelanjutan selama berabad-abad? ada yang bilang bahwaposisi kuil ini adalah sebuah kebetulan belaka, tapi jika kita melihat peninggalan sejarah ditempat lain yang bahkan lebih tua dari Teotihuacan seperti Stonehenge yang mana bila dilihat dari angkasa, lingkaran-lingkaran susunan batunya sangat menyerupai solar system kita.

Kompleks Kuil Teotihuacan



Kompleks Kuil Teotihuacan Solar System



Stonehenge



Stonehenge Solar System


Stonehenge Dilihat Dari Udara




Pada tahun 1929 diketemukan pula sebuah peta lukisan bertanda tangan seorang Kapten bernama Piri Reis tercantum juga tahun 1513 yang juga berarti 21 tahun setelah Colombus menemukan benua Amerika.

Yang menakjubkan adalah bahwa peta itu sangat akurat menggambarkan garis benua atau garis pulau bahkan dilengkapi dengan gambar sungai dan gunung. Bagaimana sang creator membuatnya? Pengetahuan geografi saja mulai berkembang ratusan tahun setelahnya.

Piri Reis Map



Piri reis Map dibanding peta modern


Bukti yang paling mendukung teori adanya campur tangan alien / teknologi modern dimasa prasejarah adalah adanya kompleks peninggalan Pumapunku di dataran tinggi Bolivia, disana logika kita tidak akan bisa menerka.

Di Pumapunku ada reruntuhan struktur megalitikum yang telah dihancurkan oleh gempa bumi yang sangat dahsyat. Blok-blok yang runtuh di Pumapunku sangat menakjubkan, yang mana bentuk dari blok-blok yang berserakan mempunyai potongan / bentuk yang sempurna dan memiliki ukuran yang sama dan bahkan lebih menyerupai puzzle-puzzle.

Belum ada yang tahu pasti bagaimana suku Indian Aymara mengangkut batu-batu (800 ton/pcs) kesana, padahal dataran itu berada pada 4.000 meter diatas permukaan laut.

Pumapunku



Pumapunku Blok

Kita semua tahu, bahwa untuk mendirikan sebuah bangunan seperti Pumapunku memerlukan penulisan, perencanaan, dan ide bagaimana tiap-tiap bagian pecahan memilki fungsi masing-masing dan bagaimana cara menyatukannya, tapi para ahli telah sepakat bahwa Indian Aymara tidak pernah mengenal tulisan. Bagaimana mungkin mengerjakan puzzle Pumapunku tanpa perencanaan?

Pumapunku Blok Rekonstruksi Puzzle


Dari segi kualitas, pengerjaan batu di Pumapunku sangatlah sempurna, seperti dikerjakan oleh mesin, untuk memotong dengan ukuran tertentu, membuat lubang, bahkan membuat cekungan panjang dengan ukuran sangat kecil (millimeter), dan tiap-tiap batu mempunyai bentuk dan ukuran yang sama persis.

Padahal material-material batu yang digunakan adalah batu diorite dan granit, batu diorite adalah salah satu batu yang paling keras yang hanya bisa dikalahkan oleh berlian, para arkeolog memperkirakan alat yang digunakan oleh suku Aymara mungkin memiliki mata berlian atau berbahan berlian, namun tak seorangpun arkeolog yang mampu memperkirakan atau mencoba merekonstruksi bagaimana Indian Aymara membuat blok-blok batu tersebut.

Lubang Pada Blok Pumapunku



Pumapunku Millimeter Detail



Pumapunku Ukiran






Sejarah Uang Kertas Indonesia Dari Masa ke Masa

1938
1939
1942

1945

1947





1948

1950
1955
1956

1958


1959

1960






1961

Tahun 1964
Ditahun 1965 terjadi krisis pertama kali di Indonesia sehingga BankIndonesia memotong nilai mata uang Rupiah dari Rp. 1.000 menjadi Rp. 1
Pada tahun ini pula Indonesia juga menjadi salah satu negara asia tenggara yang mencetak mata uangnya sendiri. :beer:









1968



1975

1977

1979
1980
1982

1984
1985
1987
1988
1992

1993
1995
1998
1999

2000
2001
2004


2005
2009

Buku Tamu

ShoutMix chat widget

Most Populer